Showing posts with label manfaat. Show all posts
Showing posts with label manfaat. Show all posts

Wednesday, 18 April 2018

MANFAAT MADU BAGI KESEHATAN



Madu merupakan cairan manis yang dibuat oleh lebah madu dengan menggunakan nektar pada tanaman berbunga. Terdapat sekitar 320 jenis madu yang berbeda dan memiliki ciri khas tersendiri pada warna, bau dan rasa. Madu mengandung sebagian besar gula serta campuran asam amino, vitamin, mineral, zat besi, zink dan antioksidan. Selain bermanfaat sebagai pemanis alami, madu digunakan sebagai zat antiinflamasi, antioksidan dan antibakteri. Pada umumnya madu digunakan melalui oral untuk mengobati batuk.

kandungan nutrisi yang terdapat dalam madu.
Madu dihasilkan oleh lebah madu dengan mengumpulkan nektar bunga yang kaya akan gula. Didalam sarangnya, lebah berulang kali mengkonsumsi, mencerna dan memuntahkan kembali nektar. Madu merupakan cairan yang seharusnya berfungsi sebagai makanan yang disimpan untuk lebah. Bau, warna dan rasa tergantung pada jenis bunga yang dihinggapi oleh lebah.
Nutrisi madu dalam satu sendok makan mengandung 64 kalori dan17 gram gula termasuk fruktosa, glukosa, maltose, dan sukrosa. Madu juga memiliki kandungan antioksidan, vitamin, dan mineral. Madu tidak memiliki kandungan serat, lemak atau protein.
Madu yang berkualitas tinggi memiliki kandungan antioksidan yang penting. Senyawa pada madu yang berfungsi sebagai antioksidan adalah fenol, flavonoid dan asam organik. Antioksidan pada madu dapat membantu menurunkan resiko serangan jantung, stroke dan beberapa jenis kanker.

Madu lebih aman dari gula bagi penderita diabetes
Menurut penelitian madu dapat membantu penderita diabetes untuk menurunkan beberapa faktor resiko yang umum akan menyebabkan komplikasi seperti menurunkan kolesterol LDL, trigliserida, dan pembengkakan serta meningkatkan kadar kolesterol HDL. Namun pada beberapa penelitian menemukan bahwa madu juga dapat meningkatkan kadar gula dalam darah. Oleh sebab itu konsumsi madu masih perlu menjadi perhatian khusus bagi para penderita diabetes.

Apakah manfaat madu bagi kesehatan?
  1. Madu dapat membantu menurunkan tekanan darah
    Madu dapat membantu menurunkan tekanan darah yang merupakan faktor resiko dari penyakit jantung. Kandungan antioksidan dalam madu yang dapat membantu menurunkan tekanan dalam darah.
  2. Madu dapat membantu mengubah kadar kolesterol
    Kadar  kolesterol LDL (low density lipoprotein) yang tinggi dapat meningkatkan resiko terjadinya penyakit jantung. Penumpukan lemak pada pembuluh darah arteri dapat menyebabkan terjadinya serangan jantung dan stroke. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa madu dapat memperbaiki profil kadar kolesterol dalam darah. Madu dapat menurunkan kolesterol total dan kolesterol LDL serta meningkatkan kadar kolesterol HDL (high density lipoprotein).
  3. Madu dapat membantu menurunkan kadar trigliserida dalam darah
    Trigliserida merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan resiko utama terjadinya penyakit jantung. Kadar trigliserida dapat meningkat ketika mengkonsumsi makanan yang mengandung tinggi gula dan karbohidrat olahan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara konsumsi madu secara rutin dapat membantu menurunkan kadar trigliserida dalam darah.
  4. Antioksidan dalam madu dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung
    Madu memiliki kandungan fenol yang tinggi dan senyawa antioksidan yang lain. Senyawa-senyawa tersebut dapat memperlebar pembuluh darah arteri di jantung, meningkatkan aliran darah ke jantung, dan membantu mencegah terjadinya pembekuan darah yang dapat menyebabkan serangan jantung dan stroke.
  5. Madu dapat membantu menekan batuk pada anak
    Anak-anak mudah mengalami batuk karena infeksi saluran pernafasan bagian atas. Menurut penelitian, madu dapat membantu mengurangi gejala batuk. Namun madu tidak dapat diberikan pada anak dibawah usia 1 tahun.

Saturday, 24 February 2018

MANFAAT BUAH ALPUKAT BAGI KESEHATAN



Alpukat merupakan buah yang unik karena mengandung lebih banyak lemak sehat dari pada karbohidrat. Oleh karena itu juga, alpukat memiliki kadar gula yang rendah. Alpukat juga memiliki keunggulan dapat memberikan rasa kenyang lebih lama. Alpukat memiliki banyak nutrisi penting untuk tubuh. Sejumlah penelitian menyatakan bahwa alpukat memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.
Apakah kandungan pada alpukat?
Alpukat merupakan buah yang sangat bergizi karena mengandung berbagai macam nutrisi termasuk 20 macam vitamin dan mineral.
Alpukat tidak mengandung kolesterol atau sodium dan juga rendah lemak jenuh. Alpukat juga memiliki kandungan kalium lebih tinggi dari pisang. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi asupan kalium yang tinggi dapat membantu penurunan tekanan darah, menurunkan resiko serangan jantung, stroke, dan gagal ginjal.
Alpukat mengandung tinggi serat
Serat merupakan nutrisi yang ditemukan dalam jumlah relatif besar pada alpukat. Tubuh memerlukan waktu lebih lama untuk mencerna serat sehingga dapat membantu untuk menurunkan berat badan, mengurangi kadar gula dan menurunkan resiko terkena beberapa penyakit. Dalam 100 gram alpukat mengandung 7 gram serat yang merupakan 27% dari jumlah kebutuhan harian yang disarankan.
Alpukat dapat menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida
Gangguan jantung merupakan penyebab paling umum kematian di dunia. Sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa konsumsi alpukat dapat mengubah profil kolesterol menjadi lebih baik dan menurunkan faktor resiko gangguan jantung. Berikut perubahan profil kolesterol yang kemungkinan terjadi karena konsumsi alpukat:
  • Menurunkan kadar trigliserida darah hingga 20%
  • Menurunkan kadar LDL (kolesterol jahat) hingga 22%
  • Meningkatkan kadar HDL (kolesterol baik) hingga 11%
Alpukat dapat membantu penyerapan nutrisi dari makanan lain
Alpukat bukan hanya memiliki nutrisi yang tinggi, namun juga dapat membantu penyerapan nutrisi dr makanan lain ke dalam tubuh. Salah satu penelitian menunjukkan bahwa penambahan alpukat ke dalam salad atau makanan lain dapat meningkatkan penyerapan antioksidan kedalam tubuh.
Alpukat memiliki kandungan antioksidan kuat yang dapat melindungi mata
Alpukat memiliki kandungan tinggi antioksidan yang penting untuk kesehatan mata yaitu lutein dan zeaxanthin. Penelitian ini menunjukkan bahwa kedua nutrisi ini dapat membantu menurunkan resiko terjadinya katarak yang umum terjadi pada orang tua.
Alpukat dapat membantu mencegah kanker
Sebuah penelitian pada sel yang terisolasi menunjukkan bahwa konsumsi alpukat membantu mengurangi efek samping kemoterapi pada limfosit manusia. Ekstrak alpukat juga telah terbukti dapat menghambat pertumbuhan sel kanker prostat.
Ekstrak alpukat dapat membantu meringankan gejala radang sendi
Arthritis merupakan penyakit umum yang sering terjadi di Indonesia. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa ekstrak dari minyak alpukat dan kedelai dapat secara signifikan mengurangi gejala osteoarthritis.
Alpukat dapat membantu menurunkan berat badan
Dalam sebuah penelitian alpukat dapat membuat seseorang lebih lama merasa kenyang. Seorang yang konsumsi alpukat memiliki keinginan makan 28% lebih rendah selama 5 jam kedepan. Kondisi ini dapat menurunkan asupan kalori. Alpukat juga memiliki kandungan tinggi serat dan rendah karbohidrat sehingga dapat membantu menurunkan berat badan.
Alpukat dapat menjaga kesehatan jantung
Alpukat atau terutama minyak alpukat dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung. Lemak tak jenuh dapat menghambat perkembangan arteriosclerosis (pengerasan pembuluh darah arteri sehingga mengurangi aliran darah). Dalam sebuh penelitian, ketika orang dengan profil kolesterol normal diberi alpukat selama 1 minggu menunjukkan hasil kadar kolesterol totalnya turun hingga 16%, LDL turun menjadi 22%, trigliserida turun menjadi 22% dan peningkatan HDL hingga 11%.

Sunday, 27 September 2015

MANFAAT BUAH PARE

Buah pare merupakan sayuran yang memiliki rasa pahit. Tidak banyak orang menyukai sayur ini, apalagi anak kecil banyak sekali yang tidak menyukainya karena pahit. Padahal jika mau berkompromi dengan rasa pahit tersebut, banyak sekali manfaat pare yang bisa kita peroleh. Buah pare memiliki tekstur seperti timun yang memiliki permukaan kulit berkutil. Oleh sebab itu pare juga disebut sebagai timun pahit. Tanaman ini tumbuh dengan cara merambat dan tumbuh subur di tanah air kita Indonesia.